Ketika Dia Menghilang Tiba-Tiba, Apa Yang Harus Dilakukan?

Ketika Dia Menghilang Tiba Tiba Apa Yang Harus Dilakukan

Kalau membaca judul di atas, pasti akan menganggap bahwa tulisan ini akan berbau ‘misteri’. Tegang dan menyeramkan. Pasti akan langsung terbayang, di malam yang gelap dan sepi, sesosok makhluk misterius, berbaju putih, berambut panjang, mukanya pucat, berdiri di hadapan kita dengan tatapan mata yang nanar. Lalu, tiba-tiba..wussss..makhluk itu menghilang tiba-tiba.

Nah, ketika makhluk itu menghilang tiba-tiba, apa yang harus dilakukan? Pastinya kita akan langsung menjawab, ‘Mengucapkan ayat-ayat suci.’..Ha..ha..

Tapi, yang mau saya sampaikan di tulisan ini bukan murni tentang makhluk halus yang membuat rasa takut dan mendebarkan itu. Yang saya mau sampaikan adalah tentang makhluk ciptaan Tuhan yang lain. Tetapi, sikap dandampak yang ditimbulkannya hampir sama dengan sikap dan dampak yang ditimbulkan oleh makhluk halus yang tadi. :-))

Pernahkah merasakan ketika kita telah merasa nyaman dengan seseorang tiba-tiba orang tersebut menghilang tiba-tiba? Menghilang bukan dalam artian harfiah, tetapi menghilang tidak ada kabar beritanya.

Ternyata, hal seperti itu sering terjadi, dan sudah merupakan peristiwa yang lazim. Selain saya pernah mengalami juga, saya juga seringkali menerima ‘curhat’ dari beberapa teman saya yang juga mengalami hal itu.

Menyebalkan, sebenarnya. Tetapi, pada awalnya hal itu agak menyeramkan, karena kita juga jadi memikirkan hal-hal yang membuat takut..hati kita. Takut ditinggalkan. *cieeeee…

Menghilang tiba-tiba itu biasanya diawali ketika pada satu kesempatan, kita bertemu dengan seseorang yang tentunya menarik perhatian kita. Selang beberapa waktu, kita pun berkenalan. Kemudian dilanjutkan dengan ajang berkirim pesan, yang segera menjadi kebiasaan baru. Pesan-pesan antara kita dan si dia itu isinya tentu saja selalu mengundang tawa juga rasa bahagia.

Hal seperti ini tidak saja terjadi pada yang berjumpa secara virtual saja. Tetapi bisa saja terjadi bagi yang sudah sudah beberapa kali bertemu. Bahkan, juga terjadi bagi yang telah sampai ke tahap berjalan bersama, dan ‘semi jadian’. Jangan salah juga, hal ini ternyata bisa terjadi juga pada yang sudah resmi ber-status sebagai pasangan.

Semua terlihat dan terasa baik-baik saja dan sangat menyenangkan. Penuh canda dan tawa. Hingga pada satu waktu, ‘ceepppppp…’..Telepon seluler kita tak pernah lagi menampilkan namanya di layar ketika berbunyi. Pesan kita tak berbalas, panggilan pun tak mendapat jawaban. Satu hari, dua hari..bahkan sampaiseminggu, dua minggu, tak pernah lagi ada pesan ataupun panggilan darinya.

Hati pun sudah pasti akan bertanya-tanya. Kecemasan mencekam. Ketakutan melanda. Bergidik..Bulu kuduk meremang.. Hiyyyy…Hi..Hi..maaf, kalo jadi lebay..:-)
Tapi, memang seperti itulah yang dirasakan. Ketika rasa heran berganti menjadi rasa takut. Takut kehilangan, pastinya. 😀 Karena, yang dirasakan hampir sama ketika kita berhadapan dengan makhluk halus. Perilakunya mirip, kan?..ha…ha..

Lalu, ketika menghadapi hal seperti itu, apa yang harus kita lakukan?
Yang harus kita lakukan pertama-tama adalah menenangkan diri. Lalu, membaca ayat-ayat suci. 😀

Yup, yang sebaiknya dilakukan ketika si dia tiba-tiba menghilang, adalah :

1.menenangkan diri

Jangan sampai hal tersebut membuat kita jadi stres. Karena, itu belum tentu bahwa si dia hilang rasa tertarik. Tetapi, bisa jadi memang demikian. He..he..Bisa jadi dia sibuk. Alasan klasik, sih. He..he..Tapi, pastinya, ada beribu alasan yang membuat si dia tiba-tiba ‘menghilang’. Dan, alasannya itu sama sekali tak ada hubungannya dengan kita. Jadi, jangan sampai hal itu terlalu membuat lelah diri kita dengan pertanyaan-pertanyaan yang muncul di dalamhati dan kepala.

2. tidak melakukan apapun


Tidak melakukan apapun disini bukan maksudnya kita berdiam diri. Tidak melakukan yang dimaksud di sini juga berarti melakukan sesuatu. Tetapi, tidak melakukan sesuatu yang berhubungan dengan dia. Seperti,memberondongnya dengan pesan-pesan atau mencoba menghubunginya ratusan kali.

Apalagi sampai bertanya kepada sanak familinya tentang keadaan dia (jika memang mengenal). Jangan lakukan hal itu.Tak ada gunanya, percayalah. Karena, jika seseorang ingin berkomunikasi dengan kita, mereka akan berusaha untuk melakukannya. Dan, ketika dia tak mau berkomunikasi dengan kita, kenapa kita harus mengeluarkan usaha untuk melakukannya.

3. tidak menguntit media sosialnya


Keberadaan media sosial dewasa ini memang memudahkan segala sesuatu. Kita terkadang dapat mengetahui keadaan seseorang hanya dengan menatap layar monitor. Tapi, untuk saat ini, usahakan untuk menahan rasa penasaran kita akan keadaannya.

Bayangkan, ketika kita merasa penasaran apa yang sedang terjadi dengannya, kita lalu membuka profilnya. Lalu, kita melihat dia dalam keadaan online. Apalagi, ternyata, dia memasang fotobersama ‘seseorang‘ atau bersama ‘yang baru‘. Ha..ha..Syaaakit hati bukan kepalang, pastinya. Yakinlah, dia dalam keadaan baik-baik saja. Dia hanya tidak mau berkomunikasi dengan kita.

4. beri dia ruang dan waktu


Mungkin, memang benar dia sedang sibuk dengan pekerjaannya. Atau, mungkin, memang ada masalah dalam keluarganya. Atau..bisa jadi, dia ingin memastikan perasaannya terhadap kita. Apa memang patut untuk dibawa kejenjang yang lebih jauh? Atau, dia sedang meragukan perasaannya kepada kita?

Dan, kesemuanya itu, sekali lagi, tak ada hubungannya dengan kita. Apa yang dia pikirkan adalah urusannya. Bukan urusan kita. Jadi, beri saja dia ruang dan waktu. Siapa tahu, dia akan menghubungi kita lagi.

5. fokus kepada diri sendiri


Meski hati dan pikiran masih terus bertanya-tanya tentang misteri hilangnya seseorang yang telah mengambil hati kita, (halaahhhh..), tetapi usahakan untuk tetap fokus kepada diri sendiri.

Apakah dia peduli akan keadaan kita saatini yang bingung dan kuatir akan keberadaannya? Tidak, pastinya. Apakah dia memikirkan kita? Tidak juga, tentunya. Jadi, kita lah yang harus memikirkan diri kita sendiri. Lakukan apa yang membuat kita merasa senang daripadamemikirkan dia yang sudah tentu tak memikirkan kita. Tetap menjaga kesehatan adalah hal yang paling utama.

Ketika seseorang menghilang tiba-tiba, usahakanlah menahan diri untuk tidak mengejarnya. Bukankah akan sia-sia ketika kita mengejar makhluk halus? Ha..ha..Lagipula, seseorang yang menaruh hati kepada kita, tentunya tak akan memiliki niat untuk menghilang dari hidup kita. Apalagi dengan cara tiba-tiba.

Seseorang yang menyayangi dan menghargai kita tak akan melakukan hal seperti itu. Karena, sikap menghilang tiba-tiba tanpa kejelasan adalah menyakitkan. Dan, orang yang menyayangi kita tentunya tak akan berbuat hal yang akan menyakiti kita, bukan?

Orang yang menghilang tiba-tiba itu, biasanya akan muncul kembali pada satu waktu. Dan, bila saatnya, ‘orang hilang’ itu kembali muncul di hadapan kita, keputusan tentunya ada pada kita. Apakah kita mau menjalin hubungan dengan seseorang yang sikapnya seperti ‘makhluk halus’ itu? Ha..ha..Tentunya tetaplah ingat akan satu hal; makhluk halus bukanlah pasangan kita sebagai manusia. :-))

^_^v

Sharing is caring!