Peranan Sungai Di Kabupaten Ogan Komering Ulu

Peranan Sungai Di Kabupaten Ogan Komering Ulu

Sungai Ogan adalah sebuah sungai yang muncul dari arah bukit barisan dan mengalir di Kabupaten Ogan Komering Ulu lalu bermuara di Sungai Musi, Palembang,Sumatera Selatan.Sungai Ogan ini merupakan salah satu sungai terpanjang di Sumatera Selatan setelah sungai Musi dan Sungai Komering.

Suku Ogan adalah salah satu suku yang tinggal dan mendiami di daerah dekat aliran sungai Ogan. Peranan Sungai Ogan sangatlah penting bagi penduduk di Kabupaten Ogan Komering ulu. Selain untuk mencuci pakaian ,untuk  mandi, juga berperan sebagai sumber pendapatan tambahan bagi Penduduk setempat.

Sungai Ogan juga menjadi sumber pendapatan yang bisa menambah penghasilan buat warga setempat.Ikan dan Kijing adalah beberapa contoh hasil yang bisa di dapatkan dari Sungai Ogan.Jenis  ikan sungai air tawar  yang sangat populer mendiami sungai Ogan adalah Ikan Seluang.

Selain ikan seluang, jenis – jenis ikan – ikan yang lainnya yang hidup di sungai ogan seperti : ikan lampam, ikan Juare , Ikan Baung, ikan behingit, ikan hejam dan masih banyak  jenis ikan sungai air tawar lainnya.

Untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan yang cukup banyak, biasanya ada musim – musim tertentu saja, yang sering disebut oleh penduduk lokal dengan sebutan musim Ikan mudek. Kalau mencari ikan di sungai ogan pada hari – hari biasa, biasanya tangkapan ikan tidaklah terlalu banyak.

Selain hidup berbagai jenis ikan air tawar di Sungai Ogan juga hidup Kijing. Kijing adalah sejenis kerang air tawar yang memiliki cangkang dengan daging di dalamnya dan hidup disungai.Dalam bahasa daerah lainnya sering juga disebut dengan sebutan : remis , haremis.

Untuk memperoleh kijing atau kerang versi air tawar di sungai Ogan ini memang juga ada musimannya.Sulit mendapatkannya ketika air sungai sedang besar, biasanya para penduduk mencari kijing saat musim kemarau sedang berlangsung di dasar sungai yang berlumpur.

Selain apa yang ada di sungai ogan menjadi sumber penghasilan, Sungai Ogan juga menjadi media transportasi bagi rakit – rakit yang melaluinya. Rakit yang biasanya memanfaatkan arus sungai Ogan ini merupakan rakit yang tersusun dari tumpukan bambu yang cukup banyak.Rakit tersebut akan dibawa ke Arah Sungai Musi, Palembang, untuk di Jual.Rakit – rakit yang akan di bawa ke Arah Kota Palembang ini, memang tidak setiap hari menyusuri sungai Ogan, melainkan hanya pada waktu – waktu tertentu saja.

(Penulis : Adi Pernata / Kang Nata)

Sharing is caring!