Latar Belakang Juga Merupakan Unsur Penting Sebuah Foto, Beri Perhatian Lebih !

Latar Belakang Juga Merupakan Unsur Penting Sebuah Foto, Beri Perhatian Lebih

Memotret atau membuat foto sebenarnya merupakan sebuah pekerjaan yang sederhana, tetapi kompleks. Rumit.

Seorang fotografer tidak berbeda dengan seorang juru masak, harus mampu meramu berbagai unsur sehingga menjadi satu kesatuan yang “enak”. Kalau seorang chef, makanan yang enak dimakan, kalau seorang fotografer, sebuah foto yang “enak” dipandang.

Banyak faktor yang harus diperhatikan.

Salah satunya adalah background atau latar belakang. Masyarakat awam biasanya saat memotret selalu terfokus pada subyek atau obyek utamanya saja. Jarang yang memberi perhatian lebih pada background.

Semua mungkin karena berpikiran bahwa kalau obyeknya sudah “bagus” yang lain tidak penting.

Padahal, sebenarnya tidak demikian.

Latar belakang sebuah foto tidak kalah pentingnya dibandingkan obyeknya. Bayangkan saja hal sederhana, seperti Anda ingin membuat sebuah foto tentang kecantikan seseorang atau keindahan pemandangan. Tetapi, Anda memilih tempat dimana ada tumpukan sampah menggunung.

Kira-kira, apakah hasilnya akan sesuai dengan ide keindahan dan kecantikan tadi?

Kemungkinan besar tidak. Hasil fotonya tidak akan sesuai dengan tema karena tumpukan sampahnya tadi.

Hal itu juga pernah saya alami saat memotret di pinggir sungai Ciliwung. Kehadiran tiga orang anak yang sedang bermain di pinggiran kali yang kering menghadirkan ide “cemerlang” bahwa kebahagiaan itu bisa ditemukan dimana saja.

Tingkah polah anak-anak yang sedang mencoba memancing merupakan sebuah obyek yang sulit untuk tidak memancing perhatian.

Sayangnya, saat memotret, saya kurang memperhatikan latar belakang, yaitu bagian di belakang anak-anak tadi. Perhatian sepenuhnya terfokus pada obyeknya dan juga mengatur kamera untuk menyesuaikan dengan kondisi.

Hasilnya, seperti di bawah ini.

Latar Belakang Juga Merupakan Unsur Penting Sebuah Foto, Beri Perhatian Lebih

Hasilnya tidak jelek sebenarnya. Sayangnya, temanya berubah dari niat menggambarkan keceriaan anak-anak bermain dengan gembira, justru menjadi sebuah foto humor.

Perhatikan, bagian di latar belakang yang diberi tanda panah merah. Disana ada seorang anak lain yang sedang buang air besar. Meski tidak nampak jelas karena memang tidak difokuskan kepada dirinya, tetapi sosoknya cukup jelas menggambarkan kegiatan yang sedang dilakukannya.

Bukan sesuatu yang fatal. Fotonya justru bisa mengundang tawa.

Tetapi, disana terlihat bahwa peran latar belakang dalam sebuah foto tidak bisa diabaikan begitu saja. Peranannya dalam sebuah foto sama besar dengan peran obyeknya. Cerita dan ide sebuah foto bisa berubah drastis ketika latar belakang tidak sesuai.

Itulah mengapa, bila Anda hendak memotret, jangan hanya terfokus pada subyek utama, berikan perhatian juga pada latar belakang di belakang obyeknya. Apakah mendukung atau tidak? Kalau tidak, lebih baik tidak meneruskan memotret dan menunggu dulu sampai semua sesuai.

Jangan seperti foto di atas, yang walau tetap disimpan karena lucu, tetapi tidak sesuai dengan ide dan kemauan saat memotret.

Pernah mengalami hal seperti ini?

Sharing is caring!