Kelebihan Kamera Smartphone (HP) Dibanding DSLR

Kelebihan Kamera Smartphone (HP) Dibanding DSLR

Pernah merasa minder ketika hendak memotret dengan smartphone, kemudian di sebelah kita seseorang juga sedang melakukan hal yang sama tetapi dengan kamera DSLR? Kebanyakan orang umumnya pernah merasakan hal ini. Namun, jangan berkecil hati dan langsung minder. Teruskan saja memotret obyek tersebut.

Kamera DSLR memang dilahirkan untuk kegiatan fotografi dan punya banyak kelebihan dibandingkan kamera smartphone. Namun, tidak dalam semua hal karena tetap ada kelebihan kamera smartphone (HP) dibandingkan kamera DSLR.

Mungkin pernyataan ini dipandang sebagai guyonan saja, tetapi tanyakan juga kepada banyak fotografer senior tentang hal ini. Kemungkinan besar jawabannya akan sama.

Kok bisa? Bukankah kamera DSLR memiliki banyak sekali fitur yang tidak ada di ponsel?

Memang, tetapi jangan lupa bahwa memotret itu bukan sekedar masalah fitur. Banyak sekali hal non teknis yang bisa menjadi penentu berhasil tidaknya seseorang menghasilkan sebuah foto yang baik.

Coba saja perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Kelebihan kamera smartphone (HP/Ponsel) dibandingkan kamera DSLR

Koreksi jika saya salah, tetapi dari pengalaman sendiri sebagai fotografer amatir, bisa ditemukan dan sulit dibantah beberapa kelebihan kamera ponsel cerdas.

1) Ringan dan berukuran kecil

Seringan-ringannya kamera DSLR, beratnya berkisar antara 1 1/2 – 2 kilogram. Beban yang terlihat enteng dan mudah dibawa. Benarkah? Kalau waktunya singkat, ya jawabannya, tetapi kalau waktunya lama, hal itu bisa menjadi masalah karena tangan akan terasa pegal.

Itulah mengapa kebanyakan fotografer akan membawa tas kamera, selain untuk menyimpan peralatan lainnya, juga terkadang untuk menyimpan kamera saat tangan terasa lelah dan ia harus tetap berjalan.

Nah, membawa tas kamera pun artinya sama dengan membawa beban tambahan, yang juga menambah beban pikiran dan mengganggu kebebasan bergerak.

Bandingkan dengan smartphone. Beratnya ringan sekali sekitar 1/4 berat kamera DSLR dengan lensa kit. Ukurannya juga kecil. Hal ini menyebabkannya mudah dibawa kemanapun dan kalaupun tangan sudah lelah, cukup dimasukkan ke saku celana dan masalah beres.

Kamera smartphone memberikan ruang kebebasan bergerak yang lebih dibandingkan kamera DSLR yang dalam situasi tertentu akan menguntungkan. Contohnya, saat sedang mendaki gunung atau berjalan di pantai yang panas.

2) Bebas memotret dimana saja (tidak mengintimidasi)

Cobalah memotret di stasiun dengan kamera smartphone, tidak akan ada petugas keamanan yang mendatangi. Begitu juga di mall atau berbagai tempat lainnya. Penggunaan smartphone sudah menjadi sesuatu yang umum dan tidak dipandang spesial sehingga memungkinkan untuk memotret dimana saja.

Cobalah sehari kemudian membawa kamera DSLR. Pasti ketika Anda sedang mengeluarkan kamera petugas keamanan akan datang dan menegur. Biasanya kemudian mereka akan menyuruh Anda melapor ke Kepala Stasiun dulu untuk bisa memotret.

Penggunaan kamera DSLR masih dianggap sesuatu yang spesial dan dipandang selalu bertujuan komersial, jadi banyak pihak akan meminta Anda mendapatkan izin dulu. Bahkan ke tempat wisata seperti Kebun Raya Bogor saja, Anda harus melapor dulu kalau membawa kamera DSLR.

Sementara Anda bisa bebas memotret dengan kamera smartphone tanpa ada yang peduli.

3) Standby setiap saat

Kecuali Anda seorang fotografer pro, apakah Anda selalu membawa kamera DSLR saat keluar rumah? Jawabannya pasti tidak. Kecuali Anda memang berniat memotret, kamera DSLR akan tetap berada di tempat penyimpanannya.

Bagaimana dengan smartphone? Di masa sekarang, banyak orang lebih suka tidak membawa dompet dibandingkan ponsel mereka. Hal ini berarti kemanapun Anda pergi, sebuah kamera akan selalu menemani Anda, yaitu kamera smartphone.

Dengan begitu Anda bisa menyalurkan keinginan memotret kapanpun dan tidak perlu bergantung pada kamera DSLR.

Tambahkan dengan kenyataan bahwa kamera DSLR akan membutuhkan waktu untuk bisa siap untuk memotret dari posisi mati. Bandingkan dengan kamera smartphone yang bisa dikata standby setiap saat.

Hal ini membuat kamera ponsel cocok untuk beberapa jenis fotografi, seperti fotografi jalanan.

4) Fitur Terbatas

Yah, memang begitulah adanya kamera smartphone. Fitur kameranya terbatas. Bahkan, ponsel cerdas tipe mahal sekalipun, fiturnya terbatas dalam urusan kamera. Tidak banyak pilihan.

Bisa dikata ini salah satu kekurangannya. Namun, bisa juga dipandang sebagai sebuah kelebihan.

Mengapa? Karena dengan keterbatasan pilihan yang ada, Anda bisa fokus pada bagian inti dari memotret, yaitu membuat komposisi foto.

O yah. Komposisi foto adalah bagian yang paling menentukan dalam menghasilkan foto yang bagus dan menarik. Fokus dan perhatian bisa dilimpahkan total pada bagaimana menempatkan subyek, menentukan point of interest, dan hal yang lain dibandingkan sekedar urusan teknis.

5) Mudah untuk melakukan sharing

Tidak semua kamera DSLR memiliki kemampuan terkoneksi dengan jaringan internet, tetapi semua smartphone punya. Maklum, smartphone itu untuk berkomunikasi jadi kemampuannya terkoneksi dengan dunia maya adalah prioritas utama.

Hanya kamera digital keluaran terbaru yang memiliki fasilitas wi-fi.

Jika tujuan Anda memotret sekedar untuk berbagi di media sosial atau membutuhkan jaringan internet, tidak ada yang lebih baik daripada menggunakan smartphone. Tidak ribet. Setelah memotret bisa langsung share ke Facebook atau Instagram, beres.

6) Tidak ribet

Kamera DSLR pada dasarnya adalah komputer mini dan membutuhkan skill untuk mengoperasikannya. Bisa dikata tidak mudah karena butuh pengetahuan tentang berbagai menu di dalamnya.

Bisa dikata lumayan ribet kalau tidak paham.

Kamera smartphone? Hanya butuh beberapa menit saja, Anda bisa memotret apapun yang Anda mau.

Kamera DSLR punya banyak kelebihan dibandingkan kamera smartphone. Hal itu wajar saja karena memang benda itu diproduksi untuk tujuan menghasilkan foto dan berbagai fitur akan dimasukkan ke dalamnya untuk mendukung tercapainya tujuan tadi.

Hanya, tidak berarti kamera tersebut selalu melebihi kamera smartphone. Dalam banyak situasi, kamera smartphone bisa lebih bermanfaat dibandingkan kamera DSLR, seperti misalkan dalam situasi dimana kita ingin membuat foto candid yang natural.

Yang terpenting adalah pemotretnya tahu cara memanfaatkan kamera yang ada beserta kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu barulah seseorang bisa menghasilkan foto yang bagus dan menarik.

Lagipula, pada dasarnya fotografi bukanlah sekedar tentang kamera. Kamera hanyalah alat untuk menghasilkan foto, tetapi yang lebih penting lagi adalah orang yang mengoperasikannya.

Jadi, jangan minder kalau hanya memotret dengan ponsel. Kalau kemampuan Anda memotret baik, hasil fotonya akan baik juga.

Leave a Comment