9 Tips Menjadi Tetangga Yang Baik

Tips Menjadi Tetangga Yang Baik

Pernah mendengar pepatah lama “Tetangga adalah saudara terdekat?” Pasti dong. Pepatah ini sejak masa kecil diajarkan oleh orangtua dan saat bersekolah dulu. Inti dasarnya adalah memiliki tetangga yang baik akan sangat membantu dalam membuat nyaman kehidupan.

Banyak kesulitan bisa diselesaikan kalau hubungan kita dengan orang-orang yang tinggal dalam satu lingkungan juga baik. Contohnya saja, jika kita sedang butuh pertolongan, seperti ketika sakit mendadak, tentunya akan butuh waktu lama kalau harus menunggu saudara sendiri datang dan membantu.

Namun, hal itu tidak akan terjadi kalau hubungan kita dengan orang-orang di sekitar tempat tinggal baik dan terjaga. Mereka pasti tidak akan segan mengulurkan tangan untuk membantu kita menghadapi kesulitan.

Itulah inti dari pepatah itu.

Nah, bagaimana cara agar tetangga menjadi baik kepada kita dan tidak segan menolong? Tidak sulit. Intinya adalah kita juga harus menjadi “tetangga yang baik” bagi mereka. Dengan begitu mereka tidak akan segan untuk berinteraksi dengan kita, dan bahkan membantu kala kita ditimpa kemalangan.

Iya kan?

Namun, bagaimana cara menjadi tetangga yang baik? Silakan lakukan beberapa tips di bawah ini dan meski bukan kepastian, Anda akan bisa melihat dampak positif yang dibawa dalam hubungan Anda dengan mereka

1) Jangan mengurung diri di rumah

Langkah pertama dan merupakan inti dari semuanya adalah bersosialisasi. Jangan hanya berdiam diri di rumah saja.

Bagaimana mungkin bisa membangun interaksi yang baik dengan tetangga kalau Anda tidak mengenal mereka dan mereka tidak mengenal Anda?

Keluarlah dari rumah, bergaul dan bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar. Kerja bakti rutin merupakan langkah yang tepat untuk bisa berkenalan dan menjalin hubungan yang baik dengan tetangga yang lain. Warga yang tinggal dalam lingkungan yang sama biasanya akan hadir juga.

Selain melakukan pekerjaan, sempatkan untuk berbincang dengan warga yang lain. Semakin banyak yang diajak berbicara akan semakin baik. Mereka akan mengenal Anda dan Anda akan mengenal mereka.

Bersosialisasi dan bergaul.

2) Datang pada acara yang diadakan tetangga

Undang mengundang adalah bagian dari kehidupan bermasyarakat.

Untuk menjadi tetangga yang baik, usahakan untuk datang ketika tetangga yang lain mengundang Anda untuk menghadiri acara yang diadakannya. Siapkan waktu dan kalau memang tidak ada keperluan lain yang mendesak, penuhilah undangannya, meskipun acara tersebut bukanlah kesukaan Anda.

3) Beri perhatian

Bukan berarti Anda harus mengawasi mereka dan memperhatikan gerak gerik mereka setiap hari. Perhatian yang dimaksud adalah ungkapan kalau Anda peduli kepada mereka.

Caranya tidak sulit juga dan mudah dilakukan, seperti kalau Anda pulang dari berwisata, jangan hanya cerita dan foto yang disampaikan. Sebungkus keripik atau penganan yang dibeli saat berjalan-jalan bisa menjadi bentuk perhatian yang akan membawa rasa senang.

Kalau Anda jarang berjalan-jalan, mengirimkan semangkuk soto buatan sendiri ke tetangga sebelah juga merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada mereka.

Bahkan, sekedar menawarkan tumpangan pun akan mengundang rasa simpati dari tetangga kepada diri kita. Jangan lupa membesuk di kala mereka sakit juga merupakan cara menunjukkan perhatian kepada mereka.

4) Jangan Kepoan

Kepoan bukan sebuah kata yang baku, tetapi bisa mewakili apa yang sering terjadi di masyarakat.

Seringkali keingintahuan yang berlebih bisa menjadi masalah dalam hubungan antar tetangga. Mereka bisa merasa tidak nyaman dengan kehadiran kita kalau terlalu banyak pertanyaan dan keingintahuan terhadap kehidupan mereka.

Hargai privasi mereka dan jangan bertanya terlalu mendalam terhadap kebiasaan atau apa yang mereka lakukan.

5) Jangan Julid dan Suka Berghibah

Ini penyakit berbahaya dalam bermasyarakat. Buanglah rasa iri atau dengki pada tetangga. Kalau tidak bisa ikut merasakan kebahagiaan yang mereka dapatkan, diam adalah cara yang terbaik.

Mengkritik atau mengomentari keberhasilan tetangga bukanlah sebuah tanda bahwa Anda tetangga yang baik. Justru sebaliknya, Anda akan menyebarkan aura negatif karena rasa iri.

Kalaupun memang Anda merasa perlu mengeluarkan uneg-uneg terhadap keberhasilan orang lain, bahaslah di lingkungan keluarga saja dan pastikan tidak menyebar.

6) Penuhi kewajiban

Bila Anda diwajibkan untuk membayar iuran RT sebesar 100 ribu perbulan, penuhi. Jangan lalaikan. Pastikan iuran RT tersebut dibayarkan sesuai jadwal setiap bulannya.

Memang iuran ini tidak berkaitan langsung dengan tetangga, tetapi iuran itu akan dipakai untuk menjaga lingkungan bersama, seperti mengangkut sampah, membayar gaji karyawan, dan lainnya.

Tidak memenuhi kewajiban membayar iuran sama artinya Anda berbuat ketidakadilan kepada warga yang lain. Mereka bersusah payah memastikan lingkungan dikelola dengan baik, dan Anda tidak mau melakukannya juga.

Penuhi kewajiban apapun yang dibebankan sebagai warga agar bisa menjadi tetangga yang baik.

7) Jaga kebersihan rumah

Kok begitu? Apa kaitannya dengan menjaga kebersihan rumah sendiri dengan tetangga?

Pernahkah membayangkan ilalang di taman rumah kita yang tidak terurus rentan menjadi sarang binatang melata? Ular atau sejenisnya akan bermukim di sana dan membahayakan tetangga yang tinggal di sekitar kita.

Selokan yang mampet dan tergenang akan menjadi sarang nyamuk yang bisa membawa bahaya bagi mereka yang rumahnya berada di dekat kita.

Menjaga kebersihan rumah sendiri juga merupakan langkah penting dalam menjadi tetangga yang baik.

8) Tahu adab/sopan santun

Tiga kata penting dalam berinteraksi dengan manusia lain jangan dilupakan, yaitu “Tolong”, “Maaf”, dan “Terima Kasih”.

Contohnya, jika Anda hendak merenovasi rumah, hal itu memang hak setiap individu, tetapi jangan lupa kalau debu yang bertebaran saat perbaikan dilakukan dan suara berisik yang dihasilkan mengganggu tetangga.

Iya kan?

Sempatkan 5-10 menit untuk datang ke tetangga yang mungkin akan terganggu oleh kegiatan renovasi. Jelaskan kepada mereka. Minta maaf kepada mereka atas kemungkinan gangguan akan menjadi penutup yang manis dan bisa menunjukkan bahwa Anda adalah seseorang yang tahu adab dan sopan santun.

Tentunya, secara tidak langsung menunjukkan kepada mereka bahwa Anda adalah tetangga yang baik bagi mereka.

9) Berempatilah

Anda suka musik cadas yang menghentak dan membangkitkan semangat? Bukan sebuah masalah. Semua orang punya kesukaan masing-masing.

Hanya saja nikmatilah dengan menggunakan earphone atau headphone. Sekedar berjaga-jaga agar suara keras musik tersebut tidak mengganggu tetangga sebelah rumah yang mungkin sedang sakit gigi atau ingin istirahat.

Berempatilah, meski tidak dipaksa.

Baca juga : Cara Menghadapi Tetangga Yang Julid dan Suka Ghibah

Akankah melakukan hal-hal seperti di atas memastikan tetangga baik kepada kita, tidak juga. Karakter setiap orang berbeda-beda dan tidak ada yang bisa dipastikan bahwa apa yang kita kerjakan akan mendapat respon yang sama.

Meskipun demikian, kalau yang di atas dilakukan terus menerus, setidaknya Anda sudah menunjukkan sebuah hal, yaitu Anda sudah menjadi tetangga yang baik bagi warga lainnya. Setelah itu jangan pikirkan apa balasan yang akan diterima.

Namun, berdasarkan pengalaman, respon dari tetangga yang lain akan positif dan mereka cenderung tergerak untuk melakukan hal yang sama. Walaupun tidak semua, tetapi dengan semakin banyak orang bergerak menuju kebaikan, hasilnya adalah lingkungan yang nyaman dan menyenangkan untuk kita tinggali.

Coba saja sendiri di lingkungan Anda kalau tidak percaya.

Setelah itu ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar. Mau?

Leave a Comment