Letaknya Lebih Barat, Tetapi Mengapa Satu Jam Lebih Cepat?

Seperti yang kita ketahui, Indonesia dibagi dalam 3 zona waktu, yakni barat, tengah, dan timur. Bila kita melihat di peta, Kota Banjarmasin terletak lebih barat dibandingkan Surabaya, tetapi Banjarmasin masuk waktu Indonesia tengah, sementara Surabaya masuk Indonesia Barat.

Letaknya Lebih Barat, Tetapi Mengapa Satu Jam Lebih Cepat?
zona waktu

Bila melihat peta kembali, kita juga akan mellihat Kuala Lumpur dan Singapura terletak lebih barat dari Jakarta, tetapi kedua kota tersebut memiliki waktu lebih cepat sejam dari Jakarta.

Mengapa bisa terjadi demikian?

Penjelasannya seperti ini :

Sebelum abad ke-19, setiap orang menentukan waktu sendiri. Mereka menentukan pukul 12.00 adalah ketika Matahari tepat di atas daerahnya. Tetapi dengan berkembangnya teknologi, orang berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat. Ini mengakibatkan setiap saat orang harus mencocokkan jam penunjuk waktunya. Hal ini tentunya sangat merepotkan, membuat tak nyaman.

Tahun 1878, Sir Sanford Fleming mengusulkan suatu standar pembagian zona waktu. Dunia dibagi dalam 24 zona waktu. Tiap bergerak 15 derajat Bujur Timur, waktu bertambah 1 jam. Dunia pun sepakat untuk menerima gagasan ini disertai modifikasi-modifikasi tertentu.

Misalnya, Cina. Kalau mengikuti standar tadi, wilayah Cina dibagi dala 5 zona waktu. Tetapi Cina memilih untuk punya hanya satu zona waktu saja. Begitu pula dengan Singapura yang memilih lebih cepat 1 jam dari WIB, meski letaknya agak di sebelah barat.

Jadi, penetapan zona waktu tersebut tidak mengikat, yang penting kita sepakat. Jika Indonesia mau membagi wilayahnya menjadi 1 zona waktu seperti Cina, itu hal yang boleh-boleh saja.

^_^

Sumber : Intisari, September 2005

Leave a Comment