Ga Cuma Indonesia, Negara Lain Juga Punya Wayang, Lho!

Saya suka nonton wayang. *gada yang nanya padahal*..ha..ha..
Meski belum pernah menonton secara langsung, hanya nonton pertunjukkannya di televisi, baik wayang orang, maupun wayang kulit, ataupun wayang golek. Di radio pun, (saya tinggal di tanah Sunda), saya seringkali menantikan acara wayang golek. Seni pertunjukkan wayang merupakan seni yang sangat menarik, menurut saya.

Ga Cuma Indonesia, Negara Lain Juga Punya Wayang, Lho!
wayang golek

Berdasarkan yang dikutip dari Wikipedia, wayang merupakan seni pertunjukkan asli Indonesia. Pertunjukkan ini berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Dan, di beberapa daerah, seperti di Sumatera dan Semenanjung Malaya, pertunjukkan wayang ini juga populer dengan dipengaruhi oleh kebudayaan Jawa dan Hindu.

Seperti yang kita ketahui, oleh UNESCO, pada 7 Nopember 2003, wayang ditetapkan sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia. Sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur.
Wayang yang pada dasarnya merupakan pertunjukkan boneka, sebenarnya tak hanya ada di Indonesia. Banyak pula negara lain yang memiliki pertunjukkan wayang/boneka. Tetapi, tentu saja, wayang tiap negara berbeda wujudnya. Yang sama hanya media pertunjukkannya, yaitu menggunakan panggung atau kain layar seperti yang sering kita lihat pada pertunjukkan wayang kulit atau wayang golek.

Wayang dari Kamboja dan Malaysia, misalnya. Wayang dari dua negara tersebut merupakan wayang yang terbuat dari kulit berbentuk 2 dimensi, seperti halnya wayang kulit dari Jawa. Para penonton pun menyaksikan dari belakang kain/layar.

Sementara, wayang dari Laos dan Singapura berupa boneka yang dimainkan oleh tangan dalang, seperti memainkan boneka si Unyil. Sedangkan, wayang dari Myanmar dan Filipina berupa boneka dengan tali-tali yang digerakkan dari ata soleh para dalang. Dan, wayang dari Thailand berbentuk tiga dimensi, terbuat dari kayu, menyerupai wayang golek Sunda.

Tetapi, wayang dari Vietnam agak berbeda. Pertunjukkannya dilakukan di atas air. Boneka-boneka wayang air terbuat dari kayu seperti wayang golek Sunda. Bedanya, wayang golek Sunda tidak memiliki kaki, karena tertutup kain, sedangkan boneka wayang air memiliki postur tubuh lengkap, mulai dari kepala hingga kaki. Sementara, dalangnya berjumlah 7 orang yang bersembunyi di balik tirai bambu. Tirai bambu ini sekaligus berfungsi sebagai latar panggung.

Yup, itulah macam-macam wayang dari beberapa negara tetangga. Dan, bagaimanapun, wayang tak akan bergerak kalau tak ada dalangnya. Iye, kan?..*lho?*..:-D

Sumber : Intisari, November 2007