Pilih Manis di Awal atau Manis di Akhir?

Pilih Manis di Awal atau Manis di Akhir?
es teh manis

Es teh adalah salah satu minuman kesukaan saya. Jika cuaca sedang panas, segelas es teh benar-benar terasa bikin adem tenggorokan. Badan serasa nyaman kembali. Apalagi, sehabis beraktivitas yang banyak mengeluarkan keringat, segelas es teh serasa minuman dari surga. maaf, kalo lebay. 😀

Ketika kecil dahulu, Ibu saya selalu selalu mengingatkan untuk jangan menambahkan gula pasir ke dalam air es. Pesan ibu, kalau mau bikin es teh manis, gulanya diaduk pake air panas sedikit terlebih dahulu. Kenapa? Karena, menurut Ibu, gula pasirnya akan susah larut meski sudah diaduk-aduk.

Dan, memang benar. Tapi, karena rasa haus yang tak tertahankan, (sehabis bermain, gitu, lho!), saya terkadang lupa akan pesan Ibu itu. Karena tergesa-gesa itulah, saya sering menuangkan gula pasir ke dalam es teh. Setelah diaduk-aduk pun, gula pasirnya susah larut. Tentulah, karena ketidaksabaran saya itu, yang saya nikmati keseringannya teh tawar dingin dengan gula pasir tertinggal di dasar gelas..ha..ha..

Itu memang kejadian yang biasa. Hal yang wajar-wajar saja. Pernah mendapatkan penjelasan ilmiahnya dari guru fisika saya dulu. Tapi, terus lupa..Yah..namanya juga manusia kan, ya?..Sifatnya melupa..ha..ha..

Kemudian, beberapa waktu lalu, saya membaca hal ini di majalah Intisari, edisi November 2006. Membaca tentang gula pasir yang susah larut di dalam air es membuat saya teringat kembali akan penjelasan ilmiahnya.

Jadi, yang dituturkan di dalam majalah Intisari tersebut sama seperti yang dijelaskan oleh guru saya dahulu.

Mengapa gula pasir cepat larut di dalam air panas ketimbang air es atau air suhu ruang? Karena, jika melihat susunan molekul-molekul air, di antara molekul-molekul tersebut terdapat ruang kosong. Gula dikatakan melarut di dalam air jika molekul-molekul gula secara merata menempati ruang-ruang kosong di antara molekul-molekul air itu.

Untuk mmepercepat pelarutan gula, kita dapat mengaduk atau memanaskannya. Pengadukan akan mempercepat penyebaran molekul gula ke seluruh bagian air. Sementara, pemanasan akan mempercepat gerakan molekul-molekul air sehingga molekul gula lebih mudah menempati ruang di antara molekul-molekul air. Ini tidak terjadi bila air dalam keadaan dingin.

Nah, seperti itu penjelasan ilmiahnya. Untunglah, sekarang, saya sudah tidak lagi mencampur gula pasir ke dalam es teh. Memang, bila melakukannya bukan termasuk suatu pelanggaran. Tapi, ya..rasanya kaya gimana, gitu. Mengharap rasa manis, tapi ternyata rasa yang didapat agak sepet-sepet. Tapi, rasa manisnya tetap terasa..meski di akhir. Ha..ha..