Mengapa Raffi Ahmad Divaksin Duluan? Anggota DPR Tidak Perlu Kecewa

Mengapa Raffi Ahmad Divaksin Duluan Anggota DPR Tidak Perlu Kecewa

Raffi Ahmad divaksin duluan. Artis dan presenter papan atas Indonesia ini sudah mendapatkan vaksinasi anti-Covid-19 bersamaan dengan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Jokowi tanggal 13 Januari 2021.

Beberapa nama artis tenar lainnya segera menyusul, seperti Aries Noah, Risa Saraswati, dan yang belum diketahui jadwalnya Bunga Citra Lestar.

Keputusan pemerintah untuk mendahulukan para artis tentunya akan mengundang pertanyaan. Sudah diduga juga kalau kemudian DPR bereaksi, seperti salah satu berita yang mengatakan bahwa DPR merasa kecewa pemerintah mendahulukan para artis dibandingkan mereka karena tidak ada satupun anggota DPR yang disuntik bersamaan dengan presiden (Sumber berita : Kuasakata)

Sebuah tindakan yang sepertinya tidak adil mengingat anggota DPR dipandang, secara hirarki pemerintahan termasuk orang-orang penting. Sementara, para artis tidak berkaitan secara langsung dengan sistem pemerintahan.

Meskipun demikian, bila ditelaah lebih jauh lagi, maka kebijakan pemerintah mendahulukan beberapa nama artis terkenal dalam jajaran penerima pertama vaksinasi Covid sangatlah masuk akal.

Pemerintah butuh “corong” untuk mensosialisasikan vaksinasi massal yang akan secara bertahap dilakukan. Mereka juga butuh membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mau menerima vaksin di tengah pro dan kontra keamanan vaksin sendiri.

Semuanya harus dilakukan secepat mungkin dan adakah cara lain yang lebih baik daripada menggunakan artis terkenal sebagai sarananya?

Untuk membayangkannya, bisa dilihat akun Instagram milik Raffi Ahmad bersama istrinya Nagita Slavina @raffinagita1717.

Empat puluh juta 900 ribu follower!

Bisa bayangkan daya jangkau dari medsos milik ayah dari Rafathar Malik Ahmad ini? Silakan lihat postingnya setelah ia mendapatkan vaksinasi.

Posting tersebut mendapatkan langsung 1,1 juta Like.

Daya jangkau yang luar biasa untuk mempromosikan sesuatu. Dengan sekali mengeluarkan posting berupa foto selfie dengan Pak Jokowi, pesan bahwa vaksinasi aman langsung tersebar ke akun 49 juta followernya dan 1,1 juta di antaranya sudah mengkonfirmasi penerimaan pesan itu secara langsung dalam bentuk LIKE.

Adakah anggota DPR yang mampu menjangkau seluas itu dalam waktu singkat mengingat posting di Instagram Raffi bari dikeluarkan kemarin? Jawabnnya tidak ada. Pasti butuh berdebat dan pembahasan teori dulu.

Ariel Noah sendiri “hanya” punya 3,1 juta follower. Jauh lebih sedikit dari Raffi Ahmad, tetapi pastinya jauh lebih banyak daripada akun medsos kepunyaan anggota DPR manapun.

Terlebih lagi, ada anggota DPR sendiri yang justru melakukan sesuatu yang kontra produktif dalam menghadapi pandemi ini dengan menolak vaksinasi. Hal itu dilakukan oleh Ribka Tjiptaning seperti diberitakan CNN.

Pandemi Covid-19 butuh usaha yang luar biasa dan terkadang di luar prosedur untuk mengatasinya. Semua harus dilakukan secepat mungkin dengan berbagai cara. Pemanfaatan nama-nama terkenal, seperti artis sangat membantu dalam membangkitkan kesadaran masyarakat terkait upaya vaksinasi.

Dengan vaksinasi yang diberikan kepadanya, publik akan bisa melihat dengan jelas bahwa vaksin itu tidak berbahaya. Sejauh ini tidak ada postingan di akun Instagram Raffi Ahmad ia mengalami gangguan kesehatan akibat divaksin. Tentunya hal itu akan membantu masyarakat melihat sendiri dan mengurangi perdebatan yang tidak perlu terkait vaksin.

Tidak seharusnya anggota DPR kecewa dalam hal ini. Pemerintah melakukan tindakan yang mungkin dianggap memandang rendah mereka, tetapi sebenarnya lebih dari itu. Publik lebih sering melihat artis kesayangannya dibandingkan wakil rakyat yang lebih banyak mengurung diri di ruangannya saja.

Keteledoran Raffi yang kemudian berpesta tanpa menjalankan protokol kesehatan beberapa jam setelah divaksin memang sebuah contoh yang buruk. Namun, di sisi lain ada hal bagusnya, berkeliarannya Raffi menunjukkan bahwa vaksin yang dipakai aman. Kalau tidak aman, bagaimana ia bisa berpesta dan keluyuran.

Iya kan?

Leave a Comment