Perlukah Memakai Teknik SEO Untuk Menulis Artikel

Perlukah Menggunakan Teknik SEO Untuk Menulis Artikel

Banyak blogger, terutama pemula, yang kebingungan untuk memutuskan tentang, “Apakah mereka harus memakai teknik SEO (Search Engine Optimization) saat menulis artikel atau tidak?”

Pertanyaan yang lumrah sekali muncul mengingat begitu banyaknya saran dari blogger senior agar para blogger mau belajar dan menggunakan teknik ini. Tentunya dengan embel-embel bahwa penggunaan teknik ini akan membantu mendatangkan pengunjung ke sebuah blog. Kalau tidak ancamannya adalah blog menjadi sepi seperti kuburan.

Siapa yang mau blognya jadi sepi dan sunyi seperti itu, iya kan? Oleh karena itu banyak blogger pemula yang kemudian memutuskan dan memaksakan diri untuk berusaha menerapkan berbagai tips dan trik terkait SEO (Optimasi Mesin Pencari) dalam tulisan mereka.

Ujungnya? Banyak yang kebingungan karena merasa menulis menjadi seperti beban dan penghambat.

Kok bisa? Yah, karena biasanya mereka tidak menyadari bahwa kata kuncinya ada pada kata “PERLU”.

Iya. Kata “perlu” alias butuh.

Kata ini bukanlah sesuatu yang mutlak karena kebutuhan setiap orang berbeda. Ada orang yang butuh jas karena tuntutan pekerjaannya sebagai front office di hotel besar, tetapi tentunya jas tidak dibutuhkan oleh seorang tukang jahit. Pasti tidak akan menyenangkan harus memakai jas sambil menjahit, panas, gerah, dan merepotkan.

Mengenai perlu tidaknya menggunakan teknik SEO dalam pembuatan artikel, seorang blogger harus bertanya kepada dirinya sendiri, seperti

1> karakter dirinya sendiri

Kalau seorang merasa tidak nyaman menulis menggunakan teknik ini, kenapa harus dipaksakan? Dunia blogging tidak memiliki aturan tentang cara menulis. Istilah kata harus ditebarkan oleh para blogger senior yang membahas tentang tutorial atau internet marketing sekedar agar tulisannya laku. Itu saja.

Menulislah sesuai dengan karakter diri sendiri dan yang membuat hati nyaman dibandingkan memaksakan diri ikut cara orang lain, tapi hati kesal.

2> Kata siapa tanpa SEO blog tidak akan laku

Tapi, nanti tidak kedatangan pengunjung? Kata siapa. Linda Ikeji seorang blogger terkenal asal Nigeria dan blognya mendapatkan kunjung jutaan kali per-bulan tidak memakai teknik ini.

Bahkan, kadang tulisannya hanya sebuah foto dan beberapa puluh kata saja. Tetap saja pengunjung datang. Tanpa SEO.

Tanya juga pada Trinity, travel blogger yang pada akhirnya menjadi penulis 7 buku, apakah ia memakai SEO? Tidak. Dan, ia tetap sukses.

Jadi, omong kosong saja kalau tanpa SEO blog sepi kayak kuburan. Tidak usah didengarkan.

3> Banyak cara mendatangkan pengunjung ke blog

Tidak memakai SEO, ya tidak masalah. Untuk mendatangkan pengunjung ke blog banyak cara lain, contohnya

  • sebarkan link ke media sosial
  • lakukan blogwalking (jalan-jalan antar blog) dan berinteraksi-lah dengan blogger lain
  • promosi dengan menyebarkan brosur atau email
  • promosi dengan menggunakan iklan Facebook atau Google
  • sediakan giveaway

Teknik SEO ditujukan buat mereka yang ingin mendatangkan pembaca dari mesin pencari, tetapi bukan satu-satunya cara untuk mengundang pengunjung datang ke blog.

Omong kosong saja dari para internet marketer kalau mengatakan tanpa SEO blog akan sunyi.

4> Jenis tulisan

Tidak semua tulisa lebih baik kalau teknik SEO diterapkan. Contohnya, sebuah cerpen malah akan amburadul kalau teknik ini coba dimasukkan. Berantakan total.

Blogger yang hendak menulis curhat (curahan hati) dan kemudian harus berpikir tentang teknik SEO bisa tidak jadi menulis karena terlalu banyak berpikir soal teknis.

Dan, masih banyak lagi jenis tulisan dimana kehadiran SEO justru menjadi penghambat dan perusak, tidak menguntungkan.

Intinya ada di kata “perlu”. Anda yang harus menentukan sendiri dengan mempertimbangkan, karakter dan jenis tulisannya. Kalau memang merasa tidak perlu, ya jangan dilakukan karena yang seperti ini hanya akan menghasilkan tekanan. Pada akhirnya Anda malah tidak menulis sama sekali.

Ingat saja satu pepatah, “Banyak jalan menuju Roma”. Pemakaian teknik SEO adalah satu dari jalan untuk membuat ramai, tetapi bukan satu-satunya dan juga bukan sesuatu yang harus dilakukan.

Bagaimanapun, blog yang Anda kelola adalah blog Anda. Lakukan segala sesuatu sesuai dengan kemauan dan bukan karena sekedar mengikuti perkataan orang lain.

Leave a Comment