Dampak Penghasilan Adsense Turun Bagi Seorang Blogger

Dampak Penghasilan Adsense Turun Pada Blogger

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir satu tahun sudah membuat banyak blogger “patah hati”. Ambruknya perekonomian di seluruh dunia telah menurunkan suplai untuk pemasangan iklan melalui Adsense, divisi periklanan kepunyaan Google. Imbasnya, nilai penghasilan para blogger dari iklan pun turun drastis.

Dampak penghasilan Adsense yang turun seperti ini seperti menghasilkan situasi yang sama seperti seseorang yang ditinggal pacar.

Imbas penurunan seperti ini, biasanya menyebabkan

  • sang blogger patah semangat karena merasa apa yang dikerjakannya sia-sia dan tidak menghasilkan sesuai ekspektasinya
  • menjadi malas, kehilangan semangat akan selalu berhasil menghadirkan rasa malas dan pada akhirnya memilih tidak mengupdate blognya karena berpikiran “Untuk apa menulis yang baru kalau tidak menghasilkan?”
  • blog menjadi tidak terurus dan terbengkalai dan tidak sedikit blog yang pada akhirnya dibiarkan mati secara perlahan, tidak bedanya ketika harga bawang turun, petani memilih tidak merawat tanamannya
  • banyak blogger mulai melirik yang lain, seperti Youtube atau Instagram karena dipandang lebih menjanjikan
  • mengeluh terus menerus tak hentinya, seakan dia menjadi orang yang paling sengsara di dunia

Sulit sekali untuk para blogger bersemangat ketika untuk berpikir positif saja sulit. Jangankan untuk menulis, untuk berpikir mencari ide saja kepala rasanya sulit bergerak.

Tidak ada cara pasti untuk memecahkan masalah yang sedang dialami sekarang, selain bahwa kita tidak sendiri. Bersyukur bahwa kita masih diberikan kesehatan dan masih bisa berkarya akan menghadirkan dorongan yang lebih positif daripada berkeluh kesah tidak keruan.

Kehilangan pendapatan dari Adsense jelas tidak seburuk mereka yang kehilangan nafkah akibat tempat mereka bekerja tutup dan berhenti beroperasi. Tentunya, tidak sebanding dengan mereka yang kehilangan sanak saudara, teman, kolega akibat terinfeksi si Corona.

Memang menyebalkan melihat grafik penghasilan Adsense yang seperti sekarang. Inginnya angkanya terus beranjak naik dan membesar, tetapi situasinya memang sedang tidak memungkinkan.

Cara satu-satunya untuk meminimalisir dampak turunnya penghasilan dari Adsense ini adalah terus memaksa diri untuk berkarya. Daripada mengeluh yang tidak memecahkan masalah, pasti lebih baik dan produktif membuat tulisan baru. Ibaratnya seperti menanam benih baru dan merawatnya.

Dengan harapan, ketika pandemi berakhir, semua blog sudah tumbuh dan berkembang, seperti padi yang sudah mengeluarkan bulir.

Tetap semangat Kawan Blogger, percayalah suatu waktu badai pasti berlalu.