Cara Menguji Kesegaran dan Menyimpan Telur

Kadang, ketika membeli telur, kita mendapat beberapa telur yang sudah tidak segar lagi. Malah, ada yang busuk. Sedangkan, sebagai bahan makanan, tentunya kita harus menggunakan telur yang masih segar. Selain untuk rasa yang lebih pantas, juga untuk menghindari pennyebaran bibit penyakit.

Lalu, bagaimana caranya kita menguji kesegaran telur?


Ciri telur segar yang bermutu baik, ditandai dengan putih telur yang jernih dan kental. Sementara, kuning telur berada di tengah, bulat, utuh.


Ada beberapa cara untuk mengetahui kesegaran telur :


Cara pertama :


telur diterawang pada sinar, lalu diamati langsung atau menggunakan teropong dari gulungan kertas. Bila tampak jernih, berarti telur masih baik/segar.
Bila nampak guratan merah atau noda, berarti tidak segar, dan sebaiknya tidak diolah.


Cara kedua :


masukkan telur pada air yang banyak. Bila telur tenggelam ke dasar wadah, berarti, telur masih baik. Sebaliknya, bila mengapung, kemungkinan besar telur sudah tidak segar lagi.


Cara ketiga :


pecahkan telur, lalu tuang ke atas piring. Bila bagian kuningnya masih bulat dan utuh, terlihat menggembung/menonjol, berarti telur masih dalam kondisi baik. Sebaliknya, jika kuning telur pipih atau pecah, berarti telur sudah tidak baik.

Lalu bagaimana cara sebaiknya menyimpan telur?

Jika kita menyimpan telur dalam lemari es maka telur akan bertahan sampai 2 bulan. Jika disimpan di tempat terbuka, telur akan bertahan hanya sampai 2 minggu. Taruh telur di lemari es dengan posisi bagian pangkal (yang tumpul) di atas, agar kuning telur tetap di tengah.


Sebenarnya, meski terlihat mulus, tetapi kulit telur itu berpori. Maka dari itu, karena kulitnya berpori, jangan menyimpan telur bercampur dengan bahan makanan yag berbau tajam. Seperti, bawang, keju, terasi, agar aromanya tidak mencemari telur.
Putih atau kuning telur sisa dapat disimpan dalam lemari es untuk beberapa hari. Asal, disimpan dalam wadah tertutup.

Bila ingin memisahkan kuning telur dari putihnya, agar lebih mudah, pisahkan selagi telur masih dingin, sesaat setelah dikeluarkan dari lemari es.

Bagaimana,?

Apakah telur yang Anda beli sudah disimpan dengan benar?

Mudah-mudahan, tips di atas dapat memberikan manfaat.

Sharing is caring!