Cara Memilih Kelapa : Beda Umur, Beda Kegunaan

Kelapa tentunya sudah tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari, baik digunakan untuk masakan, minuman, maupun untuk obat. Tetapi, mungkin, masih banyak pula yang belum mengetahui bagaimana cara memilih kelapa yang baik sesuai dengan kebutuhannya.

Cara Memilih Kelapa; Beda Umur, Beda Kegunaan

Bagaimana cara mengenali kelapa sehingga kita tak keliru lagi ketika memilihnya?

Kelapa muda, juga disebut dewegan/degan. Daging kelapa ini sangat lunak sehingga bisa dikeruk menggunakan sendok. Tebal dagingnya kurang lebih 5 mm. Rasanya manis.

Memang agak sulit untuk menentukan apakah sebuah kelapa masih muda, apalagi kalau belum dibelah. Salah satu caranya dengan mengocok kelapa. Bila air di dalamnya masih banyak/berat dan terasa hanya ada sedikit rongga, berarti kelapa masih muda. Hati-hati saat mengeruknya. Karena, jika sendok atau alat pengeruk mengenai kulit arinya, rasa kelapa muda akan menjadi pahit.

Kelapa setengah tua, sedikit lebih tua dari kelapa muda. Daging buahnya sudah lebih keras, dan sudah bisa dilepaskan dari tempurungnya. Meski demikian, kelapa ini belum terlalu keras, sehingga akan sulit diparut karena terlalu licin. Untuk memudahkan memarutnya, kelapa direndam dahulu dalam air panas hingga agak kaku, baru diparut.

Kelapa sedang, sedikit lebih tua dari kelapa setengah tua. (mudah-mudahan ga bikin bingung, ya!..ha..ha..). Warna kulitnya cokelat muda, lebih mudah diparut karena sudah cukup keras. Biasanya, kelapa sedang ini dipakai untuk serundeng, urap, balutan kue-kue tradisional, ataupun untuk bahan-bahan cake dan kue kering.

Kelapa tua, warna kulitnya cokelat tua. Daging buahnya sudah keras dan mudah patah. Kandungan minyaknya paling tinggi. Kelapa ini paling ideal untuk diambil santannya, ataupun diparut untuk bahan kelapa kering siap pakai. Juga, untuk dibuat kopra sebagai bahan baku minyak goreng.

Yup, mudah-mudahan, tulisan ini dapat membantu ketika kita memilih kelapa sehingga tidak akan salah pilih lagi.

^_^

*Kelapa parut kering (desiccated coconut) merupakan hasil olahan kelapa yang dilakukan di pabrik.

Kelapa parut kering dibuat dari kelapa tua yang dikupas, dicuci, disterilisasi, diparut, lalu dikeringkan menggunakan mesin. Selanjutnya dikemas dalam wadah kedap udara.

Di pasar dapat diperoleh kelapa parut kering yang halus dan kasar. Biasanya, kelapa parut kering ini digunakan sebagai bahan pembuat kue kering atau cake karena sangat praktis.

Kelapa kering ini sebenarnya bisa dibuat sendiri dengan menyangrai sampai kering kelapa tua yang telah diparut. Tetapi, hasilnya sering tidak memuaskan karena kadar air dan minyaknya masih banyak.

Bila membeli kelapa parut kering tetapi tidak sampai habis digunakan semua, kemasan yang sudah terbuka ditutup rapat. Lalu, simpan dalam wadah kedap udara atau dalam lemari es agar aromanya tetap terjaga.