4 Tips Memanfaatkan Uang Pesangon Dengan Bijak

Tips Memanfaatkan Uang Pesangon Dengan Bijak

PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh pekerja manapun. Hal itu akan berarti kehilangan pemasukan rutin yang stabil dan tentunya bisa mengganggu kehidupan keluarga.

Meskipun demikian, kenyataannya dalam sebuah hubungan industrial seperti itu, PHK terkadang tidak bisa dihindari dan harus dihadapi. Untungnya dalam UU Ketenagakerjaan, seorang pekerja yang di-PHK akan mendapatkan uang pesangon.

Dengan begitu, dan dengan syarat bisa memanfaatkan uang pesangon dengan bijak, seorang pekerja yang terkena PHK masih memiliki kestabilan selama beberapa bulan ke depan.

Waktu yang bisa dipergunakannya untuk mendapatkan pekerjaan lain atau mendapatkan penghasilan.

Sayangnya, godaan uang sering terlalu besar. Banyak pekerja yang meskipun menerima uang pesangon dalam jumlah cukup besar, ternyata tidak berapa lama kemudian, mereka berada dalam kesulitan keuangan yang disebabkan uang tersebut sudah habis.

Kondisi yang pastinya akan menimbulkan kesulitan jika saat itu belum ada sumber pemasukan yang lain.

Untuk menghindari kondisi seperti ini, para penerima pesangon ada baiknya mengetahui beberapa tips dalam memanfaatkan uang pesangon agar tidak terjebak dalam kesulitan.

Sebagai salah seorang yang pernah mengalami sendiri pahitnya di-PHk dan penerima uang pesangon, saya akan menyarankan tips terkait uang pesangon

>1 Gunakan untuk membayar hutang

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah hutang karena keberadaannya akan memperberat arus cash flow. Hal itu disebabkan adanya bunga yang berarti tambahan beban.

Jadi, setelah menerima uang pesangon, sebaiknya lunasi semua hutang yang ada.

Memang, otomatis uang akan berkurang, tetapi beban tambahan berupa bunga juga tidak ada.

Arus keuangan menjadi stabil dan pengeluaran berkurang. Lagipula lunasnya hutang akan mengurangi beban pikiran setiap bulannya.

>2 Jangan dipakai membeli barang konsumtif

Memegang uang dalam jumlah besar menghadirkan godaan untuk menjadi konsumtif. Apalagi uang pesangon biasanya berjumlah beberapa kali gaji bulanan.

Dorongan untuk membeli sesuatu yang tidak diperlukan akan hadir, seperti mengganti ponsel atau sepeda motor.

Jangan lakukan hal seperti ini karena berarti uang cadangan untuk kebutuhan rumah tangga akan dibelikan sesuatu yang tidak menunjang kehidupan.

>3 Gunakan sebagai cadangan untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan

Mencari pekerjaan baru bukanlah hal yang mudah, apalagi seperti di masa pandemi Covid-19 sekarang dimana banyak usaha bangkrut. Artinya ketersediaan lapangan kerja akan menyusut.

Begitu juga kalau diniatkan untuk mendirikan usaha sendiri. Tidak mungkin sebuah usaha langsung menguntungkan dan mendatangkan hasil. Pasti akan membutuhkan waktu untuk berkembang.

Jadi, sisihkan dari uang pesangon tadi, dana yang cukup untuk menunjang kebutuhan hidup selama setidaknya 6 bulan ke depan. Pastikan uang belanja rutin sudah tersedia.

Hal itu akan membantu juga meringankan beban pikiran selama belum mendapatkan pekerjaan baru.

>4 Gunakan untuk mendirikan usaha (kalau mau)

Setelah hutang dan cadangan disiapkan, bila masih ada dana tersedia, pikirkan cara untuk memutar uang tersebut agar memberikan hasil. Caranya bisa beragam, tetapi mendirikan sebuah usaha bisa menjadi pilihan.

Dengan begitu uang yang tersisa bisa berkembang dan menjadi sumber penghasilan baru sebagai tindakan berjaga kalau tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang lain.

Itulah tips memanfaatkan uang pesangon dengan bijak. Tujuannya pastinya untuk menghindarkan situasi terjebak dalam kesulitan keuangan yang memusingkan.

Tips tambahan lainnya (tidak berkaitan dengan uang pesangon secara langsung) adalah

  • perkecil pengeluaran rutin sehingga uang pesangon bisa dipergunakan lebih lama, contohnya jika pengeluaran rutin sebelum PHK 10 juta/bulan, setelah PHK jadikan 5 juta/bulan
  • tetap berpikir positif karena kalau terkungkung dalam kesedihan dan kesuraman, otak sering tidak bisa dipakai berpikir untuk menemukan jalan keluar
  • manfaatkan jaringan atau kenalan untuk mendapatkan informasi pekerjaan baru atau peluang bisnis
  • buang rasa malu untuk melakukan pekerjaan apapun, selama halal, jalani saja agar keluarga tetap bertahan
  • bersabar sambil tetap berusaha

Bukan situasi yang menyenangkan, tetapi sering harus dihadapi. Oleh karena itu, kita harus tetap bijak dalam menghadapinya.

Sharing is caring!

Leave a Comment