10 Tips Menjadi Karyawan Yang Baik

Salah satu pertanyaan yang seharusnya ditanyakan oleh setiap orang “upahan” alias orang yang dibayar oleh orang lain untuk melakukan sebuah pekerjaan adalah “Sudahkah saya menjadi karyawan yang baik?”

Bagaimanapun hubungan kerjasama antara pekerja dan yang mempekerjakan (pengusaha/perusahaan) pada dasarnya adalah sebuah bisnis. Pekerja menjual jasa dalam bentuk keahlian, waktu, dan tenaga, sedangkan perusahaan adalah pembelinya.

Mau tidak mau dari sisi pandang seperti itu, seorang pekerja, sebagai “penjual” jasa harus bisa memberikan yang terbaik kepada pembeli jasanya.

Dengan begitu hubungan tersebut bisa berjalan dengan mulus, baik, dan menguntungkan kedua belah pihak.

Pada dasarnya tidak begitu sulit untuk bisa menjadi seorang pegawai yang baik , tetapi bila memang Anda membutuhkan sedikit masukan, 10 tips di bawah ini bisa dicoba.

10 Tips Menjadi Karyawan Yang Baik

1> Datang tepat waktu

Bukan hanya karena time is money, tetapi juga karena ini merupakan bagian dari kontrak kerja di perusahaan manapun. Dan, sebuah kontrak kerja adalah peraturan yang mengikat serta harus dipatuhi.

Hal ini terlihat remeh, tetapi menunjukkan sikap dan karakter yang akan menjadi bahan penilaian dari si pemberi kerja.

2> Selesaikan pekerjaan dengan cara seefisien mungkin

Perusahaan selalu mengejar keuntungan dan sebagai karyawannya, kita harus membantu agar tujuan itu tercapai.

Salah satu caranya adalah dengan menyelesaikan pekerjaan seefisien mungkin. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan dalam bentuk upah lembur.

3> Bekerja seteliti mungkin

Sebuah kesalahan yang dilakukan karyawan akan berimbas pada perusahaan. Sangat mungkin hal itu berujung pada kerugian bagi perusahaan dalam bentuk uang, waktu, dan energi.

Teliti dalam melakukan sebuah tugas akan sangat membantu mengurangi potensi timbulnya kerugian bagi perusahaan. Sesuatu yang memang harus selalu diupayakan jika ingin menjadi karyawan yang baik.

4> Hindari menggunakan fasilitas kantor untuk hal pribadi

Fasilitas kantor (perusahaan) disiapkan sebagai bagian untuk memastikan usaha mencari keuntungan dapat tercapai.

Pemanfaatan di luar fungsi utamanya sama saja menyedot sumber daya perusahaan dan menghambat usaha mencari profit. Belum ditambah dengan biaya yang harus dikeluarkan yang sama artinya dengan merugikan tempat dimana kita bekerja.

Yang seperti ini bisa dipandang sebagai “korupsi” meski nilainya tidak seberapa.

5> Patuhi perintah atasan

Bos, manajer, direktur, supervisor adalah kata yang menunjukkan posisi dalam sebuah hirarki. Kata-kata ini berarti mereka lah yang memiliki wewenang dan kuasa untuk mengambil keputusan dalam tingkat tertentu.

Biasanya mereka yang berada pada posisi ini dianggap memiliki pengetahuan dan kemampuan yang lebih baik daripada orang-orang yang berada di bawah posisinya.

Oleh karena itu, bila atasan meminta Anda mengerjakan sesuatu, kerjakan meskipun terkadang tidak sesuai dengan apa yang baik menurut kita. Bagaimanapun, wewenang dan kuasa ada di tangan mereka.

Selama tidak melanggar hukum, lakukan saja apa yang diminta.

6> Patuhi peraturan perusahaan

Peraturan dibuat untuk menjamin kelancaran dan kejelasan dalam sebuah organisasi. Selain itu, aturan juga diadakan untuk menghindari benturan-benturan antar individu di dalamnya.

Jika benturan terjadi, maka, organisasi akan kacau dan tujuan utama meraup profit atau lainnya sulit tercapai.

Jadilah bagian dari mereka yang medukung usaha tersebut dengan cara mematuhi peraturan yang ada.

7> Jadilah orang yang penuh inisiatif

Jangan ragu untuk memberikan hal lebih. Bila Anda merasa ada cara atau hal yang akan membantu tempat Anda bekerja bisa lebih berkembang, ungkapkan dan jelaskan kepada manajemen.

Jika perusahaan untung, maka Anda juga akan kecipratan dalam bentuk bonus dan sangat mungkin promosi.

8> Jalin kerjasama dengan karyawan yang lain

Sebagai seorang karyawan, sudah pasti Anda akan berada dalam sebuah tim. Setiap hari Anda akan berinteraksi dengan mereka untuk menyelesaikan tugas.

Sebuah jalinan kerjasama yang baik akan memperlancar penyelesaian tugas apapun. Sebaliknya, jika buruk, maka hasilnya berupa “kesalahan” dan banyaknya tugas yang tidak terselesaikan.

Jalin kerjasama sebagik mungkin dengan sesama karyawan jika ingin menjadi karyawan yang baik.

9> Terus belajar dan mengembangkan diri

Kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri merupakan satu kunci juga menjadi karyawan yang baik.

Perusahaan tempat Anda bekerja akan diuntungkan karena kemampuan dan skill Anda akan terus membaik dan bertambah. Sebaliknya, Anda pun tidak akan rugi karena tambahan kemampuan atau skill tersebut pada suatu waktu membuka peluang untuk kenaikan jabatan, atau ditawarkan ke perusahaan lain.

10> Jalin hubungan yang baik dengan si bos/atasan

Dalam sebuah institusi, hubungan kerja bukan hanya antar sesama karyawan, tetapi seringkali juga harus melibatkan bos, pemilik perusahaan, atau atasan lainnya.

Tujuannya pasti sama, yaitu agar perusahaan mencapai target dan tujuan.

Hal itu akan sulit dilakukan kalau tidak terjalin hubungan kerjasama yang baik. Meski berbeda posisi atau jabatan, bos dan bawahan seharusnya memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan perusahaan.

Tanpa hubungan yang baik, kerjasama tidak akan berjalan dan pada akhirnya tujuan atau target tidak tercapai.

—–

Bagaimana sudah pernahkah Anda melakukan semua yang disebutkan di atas? Atau belum sama sekali?

Percayalah, jika semua tips ini dilakukan secara rutin dan konsisten, hampir pasti Anda sudah layak disebut sebagai seorang karyawan yang baik.

Sharing is caring!