Berhenti Mengejar Cintanya Sekarang Juga!

Cinta tak harus memiliki. Tapi..Siapa sih yang tak pernah berharap rasa cintanya bergayung sambut? 😀 Mungkin, memang ada. Tapi, seringnya, kita yang sedang merasa jatuh cinta berharap dia pun jatuh cinta..kepada kita pula, tentunya. 😀

Dan, dalam upaya agar cinta kita berbalas cinta pula, segala macam cara banyak dilakukan untuk menarik perhatian si Dia. 😀 

Dari yang wajar sampai cara yang ekstrim. Salah satu contoh  cara yang ekstrim, seperti mengumpulkan beberapa helai rambutnya, mengumpulkan fotonya, lalu dibakar dalam bara kemenyan sambil mengucapkan mantra.:-)) Bohong, cing!..Itu hanya gurauan.:-)) Tapi, ya, kesemuanya itu dilakukan demi cinta berbalas cinta. 😀

Oiya..Sebelumnya, Saya cuma mau menyampaikan bahwa tulisan ini hanya sebuah bentuk tulisan ringan semata, bukan suatu hasil penelitian dan kesimpulan dari seorang pakar psikologi. 😀 Saya menulis ini berdasarkan kesimpulan dari pengalaman Saya sendiri, juga dari beberapa ‘curhatan’ dari sahabat dan kerabat yang pernah atau sedang mengalami hal serupa. Yaitu, kegalauan yang diderita saat sedang jatuh cinta. 😀 (topiknya begini amat, ya?)..:-))

Mengejar cinta bukan hanya dilakukan oleh seseorang yang belum memiliki pasangan. Istilah kasarnya, baru tahap naksir-naksir-an, lah. Tetapi, terkadang juga dialami oleh yang ber-status ‘sudah memiliki pacar’. Bahkan, mungkin, juga yang telah memiliki status resmi sebagai suami istri. (untuk yang Saya sebutkan terakhir, bila Saya disebut ‘sok tahu’, Saya terima dengan ikhlas hati). 😀

Oiya, Saya juga mau menyampaikan, karena Saya seorang perempuan (baca : cewe), jadi tulisan ini mungkin lebih banyak ditujukan buat para cewe. Tapi, ga melarang kalo ada kaum pria (baca : cowo) yang mau mengikuti tips yang akan Saya berikan ini. 😀

Berhenti Mengejar Cintanya Sekarang Juga!
gambar dari www.pixabay.com

Seperti yang kita tahu, mengejar cinta seseorang itu merupakan hal yang menarik dan menyenangkan. Tetapi, terkadang, aktivitas itu juga dapat menjadi hal yang menyebalkan dan melelahkan. 😀 

Bagaimana untuk keluar dari rasa menyebal dan melelahkan tersebut? 

Tentunya, rasa sebal dan lelah timbul karena kita belum mendapatkan apa yang kita tuju sementara kita telah berusaha semaksimal mungkin.

Sudah kehendak alam mungkin, ya? Bahwa, kita sebagai manusia, baik cewe atau cowo, selalu berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Termasuk dalam urusan mengejar cinta. 

Hal seperti ini juga seharusnya menjadi pertimbangan ketika kita (terutama cewe) menyukai seseorang. 

Tentunya, kita sering juga merasa lelah dan bahkan mungkin sampai merasa ‘muak’ ketika usaha-usaha yang telah kita lakukan untuk menarik perhatian Si Dia seperti menabrak tembok (persamaannya ga banget, lha yauw!) 😀 

Seringkali timbul pertanyaan-pertanyaan di dalam hati, seperti : Mengapa sepertinya dia tidak tertarik? Mengapa dia seakan ragu-ragu? Mengapa dia seperti tidak berusaha untuk menarik hatiku? Mengapa dia terlihat seperti masa bodoh dengan rasa yang kita punya? Mengapa dia tidak seperti yang dulu? Dan, mengapa oh, mengapa yang lainnya. 😀

Saya sarankan apabila sudah merasa demikian untuk BERHENTI mengejarnya..SEKARANG JUGA!!!. 😀 Mengapa kita, cewe, harus berhenti mengejar? Bukankah kita harus berusaha untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan?

Karena, menurut saya, sih, (mungkin karena pemikiran saya termasuk konservatif untuk urusan ini) bahwa bagian cewe itu DIKEJAR bukan MENGEJAR. Dan, alaminya, 

masih menurut saya, cowo adalah pemburu, jadi biarkan mereka melakukan tugasnya untuk mengejar. 😀

Yup, ini beberapa tips nya :

1. Bernapas


Yup, bernapas. Jangan sampe lupa untuk bernapas karena sibuk mengejar cintanya. 

2. Makan jangan sampai lupa.


Bukan karena hidup untuk makan, tetapi karena makan untuk hidup. Usahakan meski pikiran galau, tetap mengonsumsi makanan yang sehat. Karena, berjuang di dalam dunia cinta juga butuh perjuangan, Sob!..:-D

3. Jangan selalu ada untuknya


Kebiasaan kita ketika jatuh cinta, yang ada di pikiran kita hanya Si Dia. Berusaha selalu ada untuknya. Merasa bersalah ketika kita tidak mengangkat teleponnya. Merasa berdosa ketika kita telat 1 menit membalas pesannya. 😀

Untuk berhenti mengejar cintanya, kita berusah mengubah kebiasaan seperti itu. Usahakan jangan langsung mengangkat teleponnya sebelum deringnya berhenti. 

Malah untuk baiknya, jangan angkat teleponnya untuk sementara. Jika masih ingin mengangkat teleponnya, tunggu keesokan harinya saat dia mencoba untuk menghubungi kembali. 

Ketika dia mengirim pesan, cobalah menahan diri untuk tidak langsung membalas. Biasanya, pada saat seperti ini, rasa penasaran akan muncul. Tetapi, lagi-lagi untuk baiknya, balas pesannya minimal 15 menit kemudian. 😀

Usaha kita untuk menyenangkan hatinya terkadang sampai mengorbankan kesenangan yang kita punya. Kadangkala, sampai membatalkan jadwal yang telah kita atur 

sebelumnya. Untuk saat ini, apabila si Dia mengajak untuk melakukan sesuatu, kita sebaiknya berusaha untuk tetap menjalankan jadwal yang telah kita rencanakan. 

Apabila kita masih mau melakukan hal bersamanya, tawarkan pilihan untuk mengganti waktunya.

4. Menjauh darinya untuk sementara


Mungkin, cara ini akan membuat Si Dia akan menjauh juga, dan semakin jauh untuk direngkuh. Tetapi, sebenarnya ini satu cara yang efektif. dan, bukankah itu tidak akan menjadi masalah? Karena, tujuan utama kita adalah berhenti mengejar cintanya. Jadi, ketika dia menjauh pun, semestinya tak akan berpengaruh apa-apa terhadap kita, bukan?

Malah, sebenarnya, dengan menjauhinya seperti itu, bisa jadi, si Dia malah akan berbalik mengejar cinta kita (ngarep sangat!)..:-)) Lho, bisa jadi, kan?

Jika sebenarnya Si Dia memang memiliki perasaan yang sama terhadap kamu, ketika kamu menjauh, tak bisa disangkal, dia pun akan merasa kehilangan. Nah, pada saat itu, biarkan dia melakukan tugasnya; mengejar! 😀

5. Perbaiki diri


Dalam kesempatan ‘jaga jarak’ darinya itu, kita gunakan untuk memperbaiki diri. Memikirkan tentang si Dia trekadang bisa sampai membuat kita melupakan diri sendiri. 

Saat ini, fokus kembali kepada kerjaan atau hobi yang sempat ter’distract’ atas kehadirannya. Bisa jadi, kita jadi lupa potensi yang masih kita punya. Nah, daripada sibuk mengejar cintanya, lebih baik kita fokuskan untuk mengembangkan potensi-potensi kita itu. Mungkin kita akan merasa putus asa dan tidak berguna ketika kita mengejar cintanya. Apalagi, ketika usaha kita tidak membuahkan hasil. 😀 

Keadaan seperti itu terkadang membuat kita jadi rendah diri, pastinya. Tapi, dengan memperbaiki diri, kita sekaligus dapat mengingatkan kepada diri sendiri bahwa kita juga memiliki kelebihan yang baik. Sehingga dapat membangun kpercayaan diri kita. Dan, percayalah..ketika kita memperbaiki diri, maka kita akan terlihat lebih baik dan..menarik. Bagi yang lain..dan juga untuk Si Dia, tentunya!..:-)

6. Buka pintu untuk cinta yang lain


Jangan ragu dan takut untuk membuka pintu yang lain. Bukan berarti kita termasuk golongan yang tidak setia. Tetapi, adakalanya, seperti kata-kata bijak yang sering diucapkan orang-orang, ‘kita terlalu terpaku pada satu pintu, hingga tak melihat bahwa banyak pintu lain yang terbuka’. Karena selama ini, kita terlalu sibuk memperhatikan hanya Dia seorang. 

Telinga kita hanya diperuntukkan untuk mendengar suaranya sampai kita tak sempat mendengar ada cinta di suara yang lain (lebayyyyy, Bo!)..:-)). Kita hanya mengirim dan menunggu balasan pesan untuk dan darinya. Sampai kita terasa sulit untuk mengirim ataupun membalas pesan dari yang lain. (ya iya, lah!). :-))

Perhatian kita semua tertuju padanya seorang, sampai-sampai kita tidak memperhatikan bahwa ada seseorang yang tertarik kepada kita, dengan cinta yang tulus dan serius. 

Pada kesempatan ini, kita pun jadi bisa menilai diri kita sendiri. Apakah kita masih atau tidak lagi  menginginkan cinta Si Dia. Jika kita masih ‘keukeuh’ mengharapkan cintanya, tahap membuka pintu untuk cinta yang lain ini bisa kita anggap sebagai hiburan untuk kita. (Jahat sekaliiiii!!)..:-)) 

* Boong, Cing! Alasan yang jahat seperti itu jangan dijadikan landasan saat kita membuka hati kepada yang lain. :-))

Itulah beberapa tips yang menurut saya bisa dilakukan saat kita mencoba untuk berhenti mengejar cintanya.

Karena, masih menurut saya, mengejar cinta biasanya membuahkan hasil yang kurang baik. Bahkan,bisa  mendatangkan hasil yang sangat buruk.  

Kita, sebagai cewe, juga bisa diibaratkan taman. Sementara, kaum cowo diibaratkan sebagai kumbang. Jadi, biarlah selayaknya, kumbang yang mendatangi taman. 😀

Yuk, mulai sekarang, kita perbaiki taman kita daripada sibuk mengejar cinta yang ‘entahlah’..:-))

Sharing is caring!

8 thoughts on “Berhenti Mengejar Cintanya Sekarang Juga!”

  1. eh maaaaf, aku pikir penulis blog ini cowo, makanya di postingan ttg mongolia aku panggil mas :D. Ternyata cewe yaaa.

    baca tulisan ini, aku jd malu loh pas inget dulu pernah bucin banget ama seseorang hahahaha. diinget aja udah males skr.. kok bisa seperti itu, rada malu2in.. apapun yg diminta kayaknya aku turutin bangetttt gitu, sampe dia merong2 ga jelas cuma krn nuduh aku liatin cowo di pinggir jalan saat sedang naik motor ama dia (menurut dia kliatan dr spion aku ngelirik co, wkwkwkwk), aku sampe minta maaf supaya dia ga marah.

    kalo inget itu, berasa pgn balik ke waktu itu, tapi kali ini pengen nyemprot plus mutusin tuh cowo instead of minta maaf ;p. Duuuuh masa mudaaa, kadang suka geli kalo diinget hihihihi

    • Lhoo bukannya emang cowok mbak Fans…😲😲😲

      Emang si Engkong punya kelamin ganda kalau pas gonta-ganti blog…🙄🙄😲😲😲 Waaduuh repot juga dah nih..🏃🏃🏃

    • Blog ini pan penulisnya ada beberapa Mbak Fan.. Saya, adik saya, kemudian Kang Nata.

      Jadi, nggak tentu. Cuma karena templatenya kurang bisa nampilin profile author, pengarang tulisannya tidak terlihat. Hahahahaha.. Makanya lagi mikir untuk dipindahin.. cuma belum sempet.

      Disebut blog juga kurang tepat sih sebenarnya karena ini mah isinya oret-oretan hasil kumpul info sana sini. Mungkin media personal saja.. hahahaha

    • Oohhhhh!!….Bunder…🤣🤣🤣🤣 Jeelaasss!!..Kong.😋😋😋😂😂

      Yee mana ketehe….kalau ada wanita didalamnya..😊😁😁 Eeheee..

      Tahunya ente sama sih Zet-li doang..🤣🤣🤣

  2. Haaduuhh kong ente puber kali yee bahasnye cinte2 melulu..🤣🤣

    Cinta pengertiannya begitu luas, Cinta harta, Cinta orang tua, Cinta akan Sesuatu dan baanyaakk!!..deh cinta2 lainnya..

    Meski pada umumnye orang bahas cinta sudah pasti hal yang berhubungan dengan lawan jenis.😊😊

    Makanya begitu kali yee setiap teringat masa lalu tentang cinta langsung dah….Ingin kukejar kembali cintamu Haahaaaa! Suuueeeee!!..🤣🤣

    Kaya nggak ada kerjaan lain..🤣🤣🤣

    Oiya blog si Anton kemane kong….Apa abis domainnye…Ada yang gw mau komenin disana…🙄🙄

    • Yee.. bukan gue yang nulis Tong. Ini adek gue yang nulis.. hahahahaha… Jadi lu salah tong, gue kagak nulis cinta-cintaan.

      Blog Si Anton masih ada Tong.. cuma karena hari ini baru dipindah ke WordPress, jadi mungkin masih masa propagasi. Belum bisa diakses.

      Tunggu besok Tong, kalo belum bisa diakses juga, bilang gue.. Kalau dari komputer gue dan hp gue juga (bukan orang lain) sudah bisa, tapi biasanya 2×24 jam baru selesai tuh masa propagasinya tong..

      Mau komentar ape…

    • Oooohhhhh Begicu thoo…🤣😋🤣

      Yaa sepertinya memang masih Propagasi…😊😊

      Kirain nganu..🤣🤣🤣

      Komentar apa yee….Keeppooo luh aahh!!..🤣 🏃🏃🏃🏃

Comments are closed.