Membuat Blog Itu Gampang Banget, Mengelolanya Susahnya Minta Ampun

Membuat Blog Itu Gampang Banget, Mengelolanya Susahnya Minta Ampun

Judulnya memang terdengar seperti perkataan orang sombong. Tetapi, begitulah kenyataannya. Membuat blog itu gampang, pake banget.

Saya bisa membuat sebuah blog hanya dalam waktu 10 menit saja. Cukup bermodalkan alamat gmail saja, dan dalam waktu 10 menit sebuah blog baru akan lahir dan berkeliaran di dunia maya.

Kalaupun memakai opsi lain, yaitu WordPress yang self hosted, sama seperti yang dipakai oleh berbagai harian terkenal, seperti DETIK atau KOMPAS, tetap gampang, pake banget juga. Cukup dengan membeli sebuah domain dan pesan hosting ke salah satu penyedia, dalam 24 jam, sebuah website pribadi akan menambah riuh internet.

Bukan omong kosong, silakan saja melihat penjelasannya dengan memasukkan kata kunci “Cara membuat blog” di kolom pencarian Google dan hasilnya akan ada puluhan ribu tulisan yang akan bikin Anda bingung sendiri untuk memilih. Semua itu karena memang mudah dikerjakan.

Kemajuan teknologi internet merupakan biang keladinya. Dulu, untuk membuat sebuah website atau blog, seseorang harus mau belepotan atau ribet dengan coding, atau bahasa pemrograman. Sekarang sih, tidak lagi. Cukup dengan menekan beberapa tombol yang sangat user friendly, sebuah website bisa dibuat.

Tidak ribet.

Sangat mudah.

Cuma, bukan disitulah letak kesulitannya.

Setelah sebuah blog lahirlah maka berbagai tantangan dan hambatan akan dihadapi.

Namanya sebuah blog atau website harus ada isinya. Bisa berbentuk tulisan, seperti pada blog, bisa juga foto, video, dan lain sebagainya. Yang seperti ini disebut sebagai konten.

Bagaimana membuat konten itulah yang menjadi tantangan utama dan membuat hidup seorang blogger menjadi berat. Penyebabnya, tanpa konten, maka sebuah blog atau website tidak akan ada artinya sebab pengunjung akan mengharapkan menemukan sesuatu di dalamnya, bisa info, pengetahuan, ilmu, hiburan, gosipan, dan lain-lain.

Tanpa konten, sebuah blog tidak akan ada artinya. Tidak berfungsi. Kalah dengan kuburan yang masih jelas banget fungsi dan manfaatnya.

Pembuatan konten akan memakan waktu dan biaya juga. Banyak sedikitnya akan tergantung pada tujuan blog atau website itu dibangun.

Kalau cuma sekedar hiburan akan lebih ringan dibandingkan jika tujuannya adalah bisnis.

Sebagai bisnis, maka sebuah blog harus diisi dengan artikel-artikel baru. Blog juga harus dipromosikan supaya semakin banyak pembaca yang mau datang. Kalau sudah banyak, blog akan butuh cara agar bisa menghasilkan uang.

Sumber kontentnya sendiri menghadirkan masalah juga. Buat sendiri akan makan energi dan waktu yang banyak dan harus rutin. Mendapatkan dari sumber luar, pasti akan butuh biaya.

Ruwet kan?

Itu belum semua.

Blog mirip dengan ternak juga. Kalau tidak diurus akan mati. Berbagai hambatan teknis, mulai dari sekedar server yang down, halaman yang error, broken link, dan sejenisnya perlu ditangani kalau mau blognya tetap berjalan dan berfungsi.

Kalau tidak, ya mati juga.

Belum tambahkan dengan “hati” pemilik blognya. Namanya manusia bisa bosan dan putus asa. Kalau sudah begini, ya repot kalau tidak diantisipasi. Blognya bisa mati dengan cepat juga.

Itulah faktanya. Membuat blog itu gampang. Mengelola dan merawatnya itu yang akan butuh perjuangan dan kerja keras.

Coba saja sendiri kalau tidak percaya. Buatlah sebuah blog berbasis blogspot dengan memakai alamat gmail Anda. Pasti selesai dalam waktu singkat. Setelah itu coba rawat sesuai dengan kemauan Anda, dan pasti akan ribet dan makan waktu yang banyak, bisa bertahun-tahun.

Sharing is caring!