Kemeja Button Down – Dua Kancing Pemegang Kerah

Kemeja Button Down - Dua Kancing Pemegang Kerah

Pernah dengar istilah kemeja button down ? Belum? Wajar sih kalau banyak yang belum pernah mendengarnya. Istilah ini kurang begitu akrab di kalangan masyarakat umum, tetapi kalau Anda kebetulan berbelanja di Grand Indonesia atau Tanah Abang, yang merupakan pusat tekstil di Asia Tenggara, sangat mungkin sesekali dua kata bahasa Inggris ini sampai ke telinga.

Maklum, istilah ini sebenarnya cukup umum di kalangan pertekstilan, terutama pakaian jadi pria.

Jadi, supaya jangan sampai bengong ketika pelayan menawari Anda kemeja button down, penjelasannya ada pada “dua kancing yang berada di bawah kerah”.

Kemeja bertipe button down akan selalu memiliki dua kancing ini. Fungsinya adalah agar kerah baju bisa dikancingkan dan dirapatkan ke bagian bawah/down (badan kemeja). Dengan begitu, kerah tidak akan bergerak-gerak saat penggunanya bergerak atau bahkan berlari sekalipun.

Teknik “Button Down” ini pada awalnya memang didesain di Inggris untuk pemain Polo (tahukan olahraga memukul bola sambil berkuda?). Saat bergerak, terkadang kerah mengganggu konsentrasi mereka dan dengan memberi kancing di bawah kerah, gangguan itu bisa dihilangkan.

Kemeja button down termasuk cukup populer di kalangan pekerja kantoran karena memberi kesan lebih rapi, apalagi kalau harus menggunakan dasi.

Nah, itulah yang disebut kemeja button down. Membedakannya mudah, cari saja dua kancing di bawah kerah, dan Anda pasti sudah bisa membedakannya.

Setidaknya, dengan tahu istilah ini Anda tidak akan terlihat norak saat pegawai toko atau butik menawari Anda.

Sharing is caring!